Seberapa Pentingkah Perawatan dan Pelumasan Pada Mesin Industri? | Asia Talenta

May 29, 2019 Blog by admin


Tanyakan: Daftar harga stempet, Daftar harga grease trap, Harga oli sintetik

Seberapa pentingkah pelumasan pada mesin industri?

Perawatan industri yang merupakan suatu kegiatan untuk menjaga, memelihara dan mempertahankan semua sarana industri dapat meminimalisir pengeluaran karena dapat mempertahankan usia mesin industri. Kegitan pelumasan dan perawatan biasanya meliputi perawatan peralatan dan perlengkapan, penggantian dan distribusi dari utilitas, dan inspeksi pelumasan. 

Perawatan juga miliki tujuan seperti memelihara alat-alat, kelancaran pemakaian alat produksi dan mesin, menjaga keamanan instalasi, dan juga efiesiensi dari beberapa produksi, dan yang terpenting yaitu memperpanjang umur teknis mesin, tools, dan lain sebagainya.

Perawatan mesin industri dilakukan secara berkala, pada umumnya waktu perawatan industri ini dibagi menjadi 6 yaitu:

  1. Perawatan yang dilakukan secara rutin bersifat terus menerus dan sistema
  2. Perawatan periodic dilakukan pada waktu-waktu tertentu, dilakukan secara rutin dan sistematis pula.
  3. Perawatan berencana yang dilakukan atas dasar perencanaan sebelumnya sehingga segala sesuatu berjalan lancar dalam waktu singkat.
  4. Pencegahan, dilakukan sebelum fasilitas mengalami kerusakan.
  5. Perbaikan, setelah mesin mengalami kerusakan.
  6. Overhaul ataupun perbaikan besar dalam rangka mengembalikan kondisi standard suatu mesin yang tingkat kerusakannya telah total.

Dibalik semua kegiatan perawatan yang sudah disebutkan sebelumnya, ada satu tahapan perawatan yang paling penting, yaitu pelumasan. Ada beberapa jenis minyak pelumas untuk mesin industri seperti hydraulic oil, compressor oil, industrial oil, automotive oil, diesel egine oil. Gasoline engine oil, high temperatjre grease, ep grease, multi purpose grease, chassis grease, dan juga moly grease.

Minya pelumas, atau grease gemuk pelumas memiliki beberapa sifat seperti:

  1. Appearance. Rupa pelumas dengan melihat keadaan visualnya dan dapat menunjukkan:

clear: Pelumas terlihat jernih.

hazy: Pelumas terlihat tidak jernih/berkabut.

dark: Bila terlihat gelap, yang menunjukkan adanya kandungan produksi oksidasi dari pelumas.

  1. Spesific Grafity(SG) merupakan perbandingan berat minyak dan air yang mempunyai volume yang sama disuhu tertentu.
  2. Warna, untuk mengetahui sifat visual pelumas sehingga dapat diinterprestasikan sifat fisiknya secara cepat.
  3. K Merupakan besarnya tahanan aliran yang dimiliki setiap fluida termasuk gemuk.
  4. Titik tuang, menunjukkan temperature terendah/pelumas masih dapat mengalir. Tujuan pemeriksaan ini, untuk mengetahui kemampuan mengalir pada temperature rendah berhubung dengan daerah pemakaian atau kondisi kerja penggunaan dari pelumas tersebut.
  5. Total Acid Number (TAN), besarnya angka keasaman pada pelumas yang terbentuk oleh oksidasi pelumas atau karena pengaruh adanya air/uap air.
  6. Oxidation Stability (ketahanan Oksidasi), sifat yang diperlukan pada pelumas untuk melumasi mesin. Kombinasi panas dan udara bila ada kontak dengan pelumas akan menyebabkan oksidasi. Oksidasi akan membentuk asam, pelumas menjadi kental dan akhirnya membentuk lumpur korosif.

 

Daftar harga stempet, Daftar harga grease trap, Harga oli sintetik

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.